Komunikasi Balita

Balita senang berbicara karena keingintahuan yang sangat besar, untuk mengembangkannya orangtua perlu berkomunikasi secara positif.   Beberapa panduan yang terkait hal itu: Pada saat anak berbicara, hentikan kegiatan yang sedang orangtua lakukan. Balita memang belum mampu bercerita secara runut, namun orangtua tetap perlu mendengarkan untuk membangun nilai diri anak. Balita mengeksplor dunianya melalui bermain peran dan imaginasi. Kadang mereka menceritakan pengalaman imaginatif, gali lebih jauh pikiran dan perasaan anak terkait pengalamannya tersebut, agar anak terstimulasi mengekspresikan pikiran dan perasaannya melalui kata-kata. Balita sering berbicara dengan dirinya sendiri saat bermain, namun hal ini akan hilang seiring bertambahnya usia. Kemampuan anak untuk memahami kata-kata sudah cukup berkembang. Namun orangtua tetap perlu mengusahakan agar ekspresi wajah dan bahasa tubuhnya sesuai dengan pesan yang disampaikan. Hindari kalimat kompleks karena anak belum memahaminya. Meresponi pertanyaan “sepele” anak akan mendorong anak bertanya tentang dunia dan pengalamannya, sehingga pemahaman anak dapat berkembang. Bila orangtua tidak mengetahui jawabannya, carilah bersama-sama. Sehingga anak belajar bahwa orangtua bukanlah sosok yang serba tahu, dan bahwa tidak memiliki jawaban atas suatu pertanyaan merupakan hal yang normal. Di sisi lain, anak belajar mencari jawaban atas pertanyaan yang ia miliki.   Selamat berkomunikasi dengan anak secara positif...