Menjalankan Peran Ayah

ellen-peran-ayahKebutuhan anak akan sosok ayah sesungguhnya sama besarnya dengan kebutuhannya terhadap sosok ibu. Sayangnya, hal ini kurang disadari oleh para ayah karena adanya mispersepsi di banyak budaya, yang menyatakan bahwa peran ayah tidaklah terlalu besar ketika anak masih balita. Padahal, kebutuhan seorang anak terhadap sosok ayah sudah ada sejak awal keberadaan anak.

Berikut aktivitas yang dapat dilakukan untuk membangun koneksi emosi antara ayah dan anak, saat Anak masih dalam kandungan :

  1. Berbicara kepada anak sejak ia masih dalam kandungan.
  2. Bicarakan dengan pasangan tentang pikiran dan perasaan walau terlihat sepele ataupun sentimental.
  3. Menemani istri ke dokter kandungan.

 

Peran Ayah Saat Anak Berusia 0-2 Tahun

  1. Menggendong dan meresponi bayi dalam 24 jam pertama setelah anak dilahirkan
  2. Menggelitik atau memijatnya +/- 5 menit setiap hari.
  3. Mengajak anak berpergian dalam stroller atau gendongan bayi.
  4. Bergantian dengan istri untuk mengganti popok/pamper & bersenandung bila ia menangis.
  5. Belajar memandikan dan memakaikan baju anak
  6. Berbicara dan bacakan anak cerita

 

Peran Ayah Saat Anak Berusia 2-6 Tahun

Pada masa ini, anak sedang sangat aktif dan pemahamannya akan moralitas (benar – salah) berkembang, mereka suka sekali mengeksplor segala sesuatu, peran Ayah :

  1. Ajak anak ke taman/ outdoor guna menciptakan perasaan aman dan nyaman dalam diri anak.
  2. Melakukan tugas rumah bersama seperti menyiram tanaman atau mencuci mobil.
  3. Merespon pertanyaan anak dengan positif.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *