Menangani Perilaku Negatif, Membangun Perilaku Positif (2)

menangani-perilaku-negatif-membangun-perilaku-positif-2Bila orangtua sudah memiliki gambaran yang cukup jelas tentang anak, maka orangtua dapat mulai memilih satu atau dua perilaku negatif yang akan ditangani terlebih dahulu agar tidak membebani anak maupun orangtua secara berlebihan. Setelah memilih, orangtua perlu “mengabaikan” perilaku negatif lainnya untuk ditangani secara lebih serius di kemudian hari.

 

Bila setelah dipraktekkan beberapa lama ternyata teknik yang dipilih tersebut sepertinya tidak efektif, orangtua perlu mempertimbangkan untuk mencoba teknik yang berbeda. Berikut adalah beberapa teknik perbaikan perilaku yang bersifat preventif maupun kuratif yang dapat dilakukan oleh orangtua :

 

  1. Teknik terkait situasi yang memicu perilaku yang tidak diinginkan. Contohnya, berusaha menghindari situasi yang memicu perilaku yang tidak diinginkan, memberikan banyak perhatian kepada anak sebelum situasi tersebut terjadi.
  2. Teknik terkait perilaku yang tidak diinginkan maupun yang diinginkan. Contohnya, mencontohkan kepada anak perilaku yang diinginkan, memuji anak lain yang mencontohkan perilaku yang diinginkan, memuji anak ketika ia berhasil melakukan perilaku yang diinginkan. Atau mengalihkan perhatian anak ketika ia terlihat akan memulai perilaku yang tidak diinginkan.
  3. Teknik terkait konsekuensi yang terjadi sebagai akibat langsung dari perilaku anak. Contohnya, secara konsisten menghadiahi anak dengan hal yang mereka sukai ketika mereka menunjukkan perilaku yang diinginkan. Sebaliknya, ketika anak menunjukkan perilaku yang tidak diinginkan, orangtua secara konsisten mengambil dari anak hal yang disukainya. Terutama anak balita, sangat membutuhkan pengalaman langsung yang kongkrit untuk memahami konsekuensi. Dengan demikian, anak umumnya akan lebih terpacu untuk menunjukkan perilaku positif dan mengurangi perilaku negatif.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *