Membangun Kepercayaan Diri Anak (1)

ellen-membangun-kepercayaan-diri-anakKepercayaan diri merupakan salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap kesehatan emosi anak. Anak yang memiliki kepercayaan diri yang baik biasanya merasa dikasihi dan diterima. Kepercayaan diri sesungguhnya tidak selalu berbanding lurus dengan kesuksesan dikarenakan kepercayaan diri terkait dengan penilaian yang positif terhadap diri, baik saat berhasil maupun gagal. Kepercayaan diri yang sehat akan tercermin dalam banyak hal, antara lain :

  1. Pemahaman yang baik tentang diri, siapa saya dan bagaimana posisi saya dalam lingkungan sosial saya, apa perbedaan dan persamaan saya dengan orang lain di sekitar saya.
  2. Penerimaan diri ” perasaan nyaman dan menerima kondisi fisik diri, bisa menerima bahwa berbuat kesalahan merupakan sesuatu yang wajar dalam kehidupan.
  3. Self-reliance, yang terdiri dari kemandirian yang terlihat dari kemampuan untuk mengurus diri sendiri dan memotivasi diri sendiri, yakin mampu menghadapi tantangan hidup apapun yang akan muncul.
  4. Kemampuan mengekspresikan diri, yaitu kemampuan untuk memahami bahwa komunikasi tidak hanya terjadi melalui kata-kata, melainkan juga melalui intonasi suara, ekspresi wajah dan bahasa tubuh, sehingga dapat mengekspresikan diri dengan baik.
  5. Kemampuan membangun hubungan yang baik, mampu bekerja sama dengan orang lain, mampu menghormati dan bertoleransi pada pendapat orang lain yang berbeda.

Anak dengan kepercayaan diri yang sehat akan mampu bertumbuh dalam hal-hal tersebut di atas. Namun sesungguhnya, terdapat hubungan yang timbal–balik antara karakteristik tersebut dengan kepercayaan diri. Bila berbagai karakter tersebut ditumbuhkan melalui keberadaan dukungan dan lingkungan yang kondusif, maka kepercayaan diri anak juga akan berkembang.

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *