Jebakan Konsep Diri Remaja #Cara Mendidik Anak

Pergumulan utama remaja masa kini pada umumnya berkaitan dengan konsep diri. Hal ini tidaklah mengherankan, karena masyarakat di masa modern ini memiliki  semacam standar umum tentang penampilan yang ideal, pencapaian yang ideal, status sosial yang ideal, dan lain sebagainya, yang semakin tersebar luas melalui keberadaan berbagai media komunikasi modern, seperti TV atau majalah.

Akibatnya, banyak remaja yang membangun konsep dirinya berdasarkan hal-hal yang kurang tepat, seperti berdasarkan penampilan fisiknya, apa yang ia miliki, aktivitas dalam mana ia terlibat, ataupun berdasarkan teman-teman yang ia miliki. Sosok ideal tadi menjadi tolak ukur bagi banyak remaja untuk menjawab pertanyaan tentang “Siapakah saya?” dan “Seharusnya saya menjadi seperti apa?” Dan jawaban yang ditemui oleh kebanyakan remaja terhadap kedua pertanyaan tersebut seringkali kurang memuaskan. Ada yang merasa kurang langsing, ada yang merasa kurang berada dari segi materi, sebagian lagi merasa kurang populer, dan lain sebagainya. Akibatnya, tidak sedikit remaja yang menjadi kurang percaya diri atau bahkan minder dengan keberadaan dirinya.

Sebagai orangtua, kita tentu ingin agar para remaja kita memiliki konsep diri yang sehat. Untuk itu, kita perlu menolong mereka untuk mewaspadai minimal 4 jebakan konsep diri, sebagai berikut :

  1. Jebakan Penampilan
  2. Jebakan Pencapaian
  3. Jebakan Materi
  4. Jebakan Popularitas

 Selain menolong para remaja untuk mewaspadai keempat jebakan di atas, sebagai orangtua kita juga perlu menolong remaja-remaja kita untuk dapat menilai dirinya bukan dari kacamata dunia, melainkan dari kacamata Sang Pencipta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

*