Membangun Hubungan yang Baik dengan Remaja

Dalam menjalani hidup, seringkali waktu terasa berjalan begitu cepat. Demikian pula saat mengasuh anak. Sangat penting bagi orangtua untuk memanfaatkan sebaik mungkin tahun-tahun dimana remaja masih berada dalam asuhannya untuk membangun hubungan yang baik dengan remajanya. Dengan demikian, remaja akan memiliki keterbukaan hati untuk menerima didikan orangtua serta memiliki ikatan emosional yang cukup kuat dengan orangtua sehingga ia mau datang kepada orangtua bila menghadapi masalah.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan orangtua untuk membangun hubungan yang baik dengan remajanya. Salah satu bentuk dukungan yang dapat diberikan adalah memenuhi kebutuhan sehari-hari remaja, sesuai kemampuan orangtua. Namun tentunya, selain dukungan materiil, remaja juga memerlukan dukungan emosional dengan membangun komunikasi dua-arah. Mendiskusikan hal-hal yang disukai remaja, meluangkan waktu untuk mendengar isi hatinya serta menolongnya menemukan jawaban atas berbagai pertanyaan yang ia miliki tentang kehidupan.

Membangun hubungan baik dengan remaja, bukan berarti aspek kontrol dan disiplin diabaikan. Disadari atau tidak, disiplin yang proporsional justru akan membuat remaja hormat kepada orangtua. Oleh karena itu, aturan-aturan dasar perlu dibuat dan disepakati bersama, dengan batasan dan konsekuensi yang jelas. Pada saat memberikan hukuman sebaiknya berupa penghilangan hak untuk sementara, pembatasan waktu bepergian atau tempat yang dapat didatangi, pengurangan uang jajan,dan sejenisnya. Orangtua juga perlu mewaspadai dirinya sendiri agar tidak bersikap tidak adil terhadap remaja dengan menerapkan prinsip “do as I said, not as I did”. Orangtua harus menjadi model yang baik bagi remajanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

*