Mengenal Pendidikan Montessori #Cara Mendidik Anak

Belakangan ini, semakin menjamur sekolah-sekolah, yang mengklaim menggunakan konsep Montessori, terutama di kota-kota besar. Mereka memasang harga yang cukup tinggi untuk biaya pendidikan per anak. Orangtua yang awam tentang pendidikan Montessori, tentunya sulit membedakan mana sekolah yang sungguh-sungguh menggunakan konsep Montessori, dan mana yang tidak. Untuk itu, mari kita tinjau pendidikan Montesssori ini lebih jauh.
1. Proses pembelajaran apapun pada anak balita terjadi secara alami dan menyenangkan.
2. Peran guru lebih sebagai pengamat akan kebutuhan dari masing-masing anak serta sebagai penstimulasi minat anak.
3. Tidak ada kompetisi. Dr. Montessori berkeyakinan, kompetisi dalam edukasi sebaiknya ada setelah anak memperoleh kepercayaan diri yang cukup dalam hal-hal dasar.
4. Anak yang berusia lebih muda ataupun yang lebih lambat belajar, dapat mempelajari sesuatu hal dalam periode yang lebih lama. Sebaliknya, anak yang cepat belajar dapat dengan cepat berpindah dari pelajaran satu ke pelajaran berikutnya, sehingga ia tidak merasa bosan di kelas.
5. Anak diijinkan untuk berbicara dan berpindah tempat di dalam kelas, selama tidak mengganggu temannya.
Dengan demikian, program kelas Montessori sesungguhnya memiliki banyak keunggulan. Hanya sayangnya, karena fokus awalnya adalah pada pendidikan anak usia dini akibatnya, seorang anak yang disekolahkan di TK Montessori umumnya akan sulit mencari sekolah lanjutan/SD yang menggunakan konsep pendidikan serupa. Dan banyak akhirnya masuk ke sekolah konvensional, dan mengalami masa adaptasi yang tidak mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

*