Serba-serbi Keluarga Bermigrasi #Konseling

ellen-keluarga migrasiFenomena migrasi semakin mendunia saat ini, tidak sedikit warga Indonesia yang tinggal di luar negeri, dan sebaliknya, cukup banyak pula orang asing yang menetap di Indonesia. Isu akulturasi budaya pun menjadi semakin populer karena masing-masing negara memiliki pola perilaku dan pola pikir yang berbeda. Karena itu, tidak dapat disangkal bahwa akulturasi budaya merupakan faktor yang sangat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan keluarga, seperti pengaturan peran dalam keluarga, pola pengambilan keputusan, pola asuh anak, standar tumbuh kembang anak, dan sebagainya.

Keluarga yang bermigrasi menghadapi tantangan yang unik dalam berakulturasi dengan lingkungan budaya setempat. Berbagai keputusan orangtua dalam konteks akulturasi budaya bila tidak dilakukan dengan bijaksana dapat mempengaruhi secara negatif kemampuan anak untuk beradaptasi dengan baik di lingkungan barunya.

Dalam konteks keluarga yang bermigrasi, tidak ada satu pola akulturasi yang bersifat one fit for all dalam menentukan pola asuh yang tepat bagi anak. Namun demikian, ada beberapa hal umum yang dapat dijadikan panduan oleh orangtua untuk mengoptimalkan proses akulturasi  keluarga, khususnya anak, seperti :

  1. Menyadari bahwa tiap anak memiliki kecepatan yang berbeda dalam berakulturasi.
  2. Anak menghadapi tuntutan sosial yang lebih besar, orangtua perlu mengambil peran sebagai pendukung yang siap menerima anak apa adanya dan menyemangatinya.
  3. Orangtua yang tidak bekerja turut aktif berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan komunitas setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

*

*